Rabu, 23 Maret 2016

Zaskia Gotik, antara Hukuman dan Bullying

Zaskia Gotik yang telah menghina lambang negara, kini dibully oleh berbagai kalangan. Lagi-lagi bisakah kita berpikir cerdas? Banyak yang mengatakan jangan menjadikan pendidikan sebagai alasan ketidaktahuan. Tidak ada yang salah terhadap opini tersebut. Tapi saya mau bertanya lagi berapa banyak orang terdidik yang telah  menghina bukan hanya lambang negara tapi dasar negara? Tapi mereka menghina dengan cerdas sehingga tidak nampak dipermukaan. Bisakah kita Bully mereka, tidak!! karena mereka terdidik untuk pandai mengelak dari apa yang dituduhkan bedanya dengan Zaskia Gotik karena dia tidak terdidik untuk pandai beralasan.


Bukan maksud hendak membela, hanya ingin sebuah perlakuan adil dan sama rata. Siapa yang tidak marah jika negaranya dihina, apalagi oleh anak bangsa sendiri. Apakah bullying jadi solusi? Tidak!! Bukankah bisa kita memberikan maaf untuk kali ini agar Zaskia Gotik belajar menjadikan kesalahannya pengalaman untuk diri Zaskia dan teman-teman yang bergelut di dunia hiburan. Apalah arti sekali maaf untuk sebuah kesalahan yang tidak sengaja?

Jika masih juga berkeras hati untuk memenjarakan Zaskia karena ketidaksengajaannya, mari kita merenung dan mengujicoba diri akan pengetahuan juga rasa nasionalisme terhadap negara Indonesia yang bila disenggol sedikit Sabang sampai Merauke berapi. Masihkah kita hafal lagu-lagu wajib yang ada? Apa yang sudah kita berikan sebagai anak bangsa untuk kemajuan bangsa? Kenapa korupsi masih ada jika rasa nasionalisme masih tersimpan didalam hati? Bukankah itu juga merupakan penghinaan pada negara ini, membunuh negara secara perlahan dengan korupsi yang subur.

Tapi jika memang aturan negara harus menghukum penjara Zaskia maka laksanakanlah tapi berhentilah mem-bully juga membesar-besarkan kasusnya. Semakin hari semakin terlihat jika ada kepentingan dari kalangan tertentu untuk memunculkan dirinya ke permukaan seolah menjadi pahlawan agar dikenang. Itu tidak akan membuat foto mereka yang berteriak keras terpampang fotonya 50 tahun lagi sebagai pahlawan. Ada baiknya kita rangkul mereka yang melakukan kesalahan tanpa sengaja untuk mengenal aturan negeri ini dengan baik. Bukankah ada cara lembut yang membuat semuanya lebih tenang untuk membangun negeri jadi lebih baik.

#silakan komentarnya kami juga masih dalam tahap memajukan bangsa ini........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar