Minggu, 27 Maret 2016

Perang Pemikiran

Apa yang paling berbahaya nan menakutkan untuk ummat muslim pada hari ini? Bukan kecanggihan senjata yang kian hari terus diciptakan untuk pertahanan negara adidaya, bukan pula kekejaman orang-orang yang harus bertanggung jawab atas runtuhnya negara-negara muslim seperti irak, suriah, libya, dan lainnya. Bukan semua itu!!! Yang paling menakutkan dan telah menjajah ummat muslim sejak lama hingga kini yang berhasil membuat pertahanan kita semakin rapuh bahkan telah lapuk oleh suatu perang yang tidak akan pernah ada akhirnya yaitu perang pemikiran.

Pada masa lalu mudah untuk kita ummat muslim memenangkan suatu perang karena kita punya begitu banyak pemikir yang memiliki pertahanan sangat kuat. Meyakini Allah dan Rasulnya dengan sepenuh hati, mempelajari dunia dengan kebenaran tanpa dicampur adukkan dengan suatu kepentingan. Pasukan yang sedikit mampu memenangkan suatu peperangan yang besar, islam bisa menyebar dengan begitu mudah menyentuh hati manusia karena hakikatnya akal manusia tidak bisa menolak suatu kebenaran yang turun dari tuhannya sehingga islam menjadi agama yang benar-benar rahmatan lil alamin.

Maka wajar jika Rasulullah Shalallahu 'alaihi wassalam sudah mengingatkan kita sejak jauh-jauh hari jika orang kafir akan menindas kita seperti orang yang menghadapi piring dan mengajak kita makan bersama. Terbukti hari ini, sudah jelas terlihat oleh kita, mereka menawarkan segala kenikmatan didalam piring-piring yang mereka sediakan dengan sopan tapi mengandung ranjau yang jelas menjerumuskan tapi kita tidak juga sadar, bahkan semakin menakutkan dikala kita sadar namun tidak mampu berbuat apa-apa.. kita bagai buih dilautan... Tidak berarti apa-apa, maka penting bagi kita untuk membangkitkan diri yang terlelap dalam kelalaian dunia agar sadar kebenaran perlu ditegakkan, yang sedikit harus dimenangkan. Jika tidak mampu memilah dengan teliti, lumpur kesesatan akan menyebar dengan mudah dikepala kita, dihati kita, bahkan dimana-mana yang kita lihat nampak aman-aman saja padahal disana ada yang bergejolak kencang untuk meruntuhkan apa yang telah kita yakini.

Pada hari ini kondisi telah berbalik, orang-orang kafir menciptakan begitu banyak pemikir kemudian diletakkan pada berbagai titik strategis untuk melemahkan ummat muslim. Mereka hanya perlu sedikit senjata tapi mampu membunuh banyak orang, membunuh kebenaran dihati orang-orang muslim agar berpaling. Pemikir kaum kafir kini sedang berperang diseluruh dunia untuk mengalah kita, untuk melemahkan islam lalu mereka tidak lagi memerlukan senjata fisik, sebagian bahkan telah memetik hasil dari kerja keras mereka. Jika kita hitung banyak korban jiwa dari perang yang nyata dengan korban dari perang pemikiran, mari mulai menilai sendiri dengan kebenaran. Tengoklah disepanjang jalan yang kita lalui setiap harinya, begitu banyak 'mayat pikiran' yang bergelimpangan tak terhitung jumlahnya. Sadar tapi tak mampu berbuat apa-apa itulah mengapa kita menjadi 'buih dilautan'.

Dalam peperangan hari ini melawan orang kafir kita harus mampu menyeimbang antara kekuatan fisik juga kekuatan pikiran. Kita masih memiliki tugas untuk menciptakan para pemikir-pemikir yang kuat dalam meyakini Allah dan Rasul-Nya untuk melawan pemikir-pemikir yang telah terlatih dari kaum kafir. Pemikir yang kaum kafir ciptakan untuk menggeser arti dari kebenaran yang sesungguhnya. Mereka menghiasi dasar pemikiran muslim dengan kesenangan, dengan kenikmatan dunia seperti yang telah nabi sampai jika diakhir zaman kita akan terserang penyakit paling berbahaya yaitu al-wahn (cinta dunia dan takut mati).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar